Kamis, 13 November 2014
Senin, 15 September 2014
Keluar dari zona nyaman TEMPAT KERJA
Assalamualaikum wr wb
Sudah lama ngga Posting Karena kesibukan kantor yang tiada henti, inspirasi jadi pada kabur nih kayanya hhe saya sharing tentang pengalaman saya kemrin deh , yang menjadikan waktu 3 Hari rasanya seperti 3 tahun (leebbaayy yaa) hihiihihi...
Saat ini saya bekerja di salah satu BPR (Bank Perkreditan Rakyat) di Bandung. Di sana saya berposisi sebagai Admin Kredit, yang memproses para nasabah yang mau kredit, dari mulai pengecekan kelengkapan data sampai transaksi. Hampir semua yang kerja di bank mengeluhkan sibuk...Emang bener, karna itu artinya perusahaan kita maju hhee. Saya pun merasakan kesibukan di perbankkan seperti apa , tapi saya enjoy senang melakukannya karna saya tipe orang yang lebih senang menyibukan diri jadi otaknya berfikir terus gitu hhe dan gak banyak ngelamaun (tapi kalau lagi cape ya pengennya santai hhe masa sibuk terus) . Apalgi saya punya team kerja yang enak banget udah kaya sodara, jadi ga sungkan2 kalau ada apa2.
Hanya di sana jauh sekali dengan rumah saya , saya di kota bandung dan perusahaan saya di kabupaten, butuh satu jam perjalanan pake motor kalau gak macet, tapi itu semua tidak membuat saya ingin keluar karena udah saking nyamannya sama tu kantor, gaji yg tergolong jauh dari pegawai bank lain juga tetap tidak membuat saya ingin keluar atau mencari pekerjaan lain di luar sana.
Karena saya pikir, kalau saya pindah ke tempat kerja yang baru belum tentu bisa senyaman disini orang2 nya , belum tentu bisa libur sabtu minggu dengan saya yang hanya lulusan sma (segini teh udah uyuhan hhe), belum tentu bisa mendapat gaji seperti disini, takut gak betah lah ,takut ini itu bla..bla..bla... dan setumpuk alasan ketakutan lainnya. GALAU lah di sana akhirnya. Di lain sisi saya ingin dapet pekerjaan yang dekat ke kampus saya (dekat rumah saya juga kampusnya) karna setiap hari saya kesiangan untuk kuliah, tau lah bagaimana perbankan dijadwal pulang jam 5 tapi nyatanya jam setengah 6 baru beres , belum perjalannya ke kampus , kalau pulang kerja macetnyaa minta ampun. Alhasil saya sampai kampus jam 19.00 setiap kuliah padahal mulainnya jam 17.00-20.30 kebayangkan kalau saya dateng jam 19.00 saya hanya mengikuti 1 jam 30 menit belajar (lahh mana ngertii) akhrnya nilai saya pada ceblog hadeeuhhh....
Setiap habis shalat tidak lupa berdoa tentang kegalauan saya itu, dipikir2 percuma berdoa tanpa berusaha hihihihi Akhrnya saya coba memasuk2kan lamaran (modal nekat). saya lamaran hari kamis di minggu ke 3 bulan agustus 2014 , awal september tepatnya 10 hari kemudian ada panggilan di salah satu BUMN , senang bercampur bingung ijinnya bagaimana nanti , akhrnya saya harus berbohong pada perusahaan saya.. dan singkat cerita 3 hari sesudah tes saya dipanggil lagi, untung saya bisa nego saya minta siang , jadi bisa ijin setengah hari (bohong lagi ke kantor), disana saya ditawarkan untuk mengisi posisi Resepsionis (nah loo keluar dari pekerjaan saya selama ini)
Rasanya seperti di sambar petir siang bolong(petir senang tapi hhe) saya ketrima di Bumn tersebut dengan ketentuan hari senin saya harus sudah masuk , hanya ada waktu 3 hari buat saya resign dari perusahann lama saya... ALaammakkkk .. Semaleman saya ga bisa tidur , terima apa tidak pekerjaan baru itu , apagi dibagian yang baru yang saya belum pernah ada diposisi itu, saya timbang baik buruknya dan lebih banyak baiknya.. bermodal Bismilah dan harapan yang baik untuk kedepannya , saya memutuskan resign dari perusahaan yang selama 2 tahun lebih ini memberikan rezeki untuk saya dan keluarga.
Hari Pertama
Besoknya dikantor saya sarapan dulu pagi2 takut pingsan, saya sudah mempersiapkan surat Resign saya, dengan penuh keberanian sampe gemeteran wajah pucat saya kasih surat resign itu ke kepala saya, jreng jreng jreng diam seribu bahasa kepala saya saat baca surat resign saya.
2 jam kemudian kepala saya memanggil , saya jelaskan bla bla bla.... kepala saya keberatan karena waktunya mendadak (saya mengerti, memang kesalahan dari saya resign mendadak )
Siangnya saya di panggil HRD dan sama menahan saya untuk tetap dikantor, kalau tidak minta diberikan waktu min 1 minggu.
Hari Kedua
Pagi - pagi saya sudah dipanggil HRD lagi, tapi tetep keputusan saya akan di resign di tanggal pengajuan. Serah terima pekerjaan saya pun sudah beres.
Hari ketiga
Saya dipanggil Direksi , yaa saya jelaskan semuanya , walau memang saya resign tidak sesuai prosedur tapi gimana lagi, saya juga masih berniat baik kok dengan perusahaan yang selama ini telah membantu ekonomi saya , makannya saya pengajuan seperti ini. Akhrnya direksi mengabulkan pengajuan saya.
Walau saya tidak tahu keputusan saya memilih pekerjaan baru ini benar apa salah , yang jelas nilai kuliah saya bisa terselamatkan, itu alasan utama saya.
-selesai-
Terimakasih ^_^
2 jam kemudian kepala saya memanggil , saya jelaskan bla bla bla.... kepala saya keberatan karena waktunya mendadak (saya mengerti, memang kesalahan dari saya resign mendadak )
Siangnya saya di panggil HRD dan sama menahan saya untuk tetap dikantor, kalau tidak minta diberikan waktu min 1 minggu.
Hari Kedua
Pagi - pagi saya sudah dipanggil HRD lagi, tapi tetep keputusan saya akan di resign di tanggal pengajuan. Serah terima pekerjaan saya pun sudah beres.
Hari ketiga
Saya dipanggil Direksi , yaa saya jelaskan semuanya , walau memang saya resign tidak sesuai prosedur tapi gimana lagi, saya juga masih berniat baik kok dengan perusahaan yang selama ini telah membantu ekonomi saya , makannya saya pengajuan seperti ini. Akhrnya direksi mengabulkan pengajuan saya.
Walau saya tidak tahu keputusan saya memilih pekerjaan baru ini benar apa salah , yang jelas nilai kuliah saya bisa terselamatkan, itu alasan utama saya.
-selesai-
Terimakasih ^_^
Kamis, 14 Maret 2013
Renungan malam Aa Gym
Hadirin sekalian,
kita tidak tau tinggal berapa lama lagi malaikat maut sudah berada dihadapan kita mungkin, diantara kita ada yang tinggal beberapa puluh tahun, beberapa tahun atau malah ini pertemuan terakhir antar kita, kita akan meninggalkan apapun yang kita cintai
mau pulang kemana?
saudaraku, mau pulang kemana?
didunia ini hanya mampir,
tempat yang kita diami ini akan didiami oleh manusia lainya suatu saat,
mau pulang kemana?,
tidak kah kita rindu ingin berjumpa dengan Allah nanti,
harusnya hari-hari yang kita jalani hari-hari yang penuh dengan perbekalan untuk pulang kita,
mau kemana?
dikubur kita hanya ditemani secarik kain kafan dan kita akan mempertanggung jawabkan sekecil apapun yang kita lakukan tidak ada yang luput,
tidak ada sekecil apapun hati yang terluka selain akan mendapat balasanya
Sepatutnya kita menghitung setiap hari yang kita jalani
sepatutnya kematian adalah yang selalu kita ingat agar niat kita selalu benar melakukan apapun,
andaikata malam ini malaikat maut menjemput kita apakah kita sudah siap?
andaikata besok kita sudah menjadi mayat, mudah-mudahan ada yang mengurus jasad kita,
mungkin kita kan terbaring diruang tamu
berbahagialah bagi yang keluarganya orang-orang shaleh,
lebih berbahagia lagi apabila dishalatkan anak-anaknya,
kasihan benar yang anak-anaknya durhaka, tidak mengerti mengurusi jasad ibu bapaknya malah sibuk memperebutkan warisan,
hati-hatilah menjelang tidur siapa tau kita tidak akan bangun lagi.
Kenanglah saat kita diusung kerumah kita, gelar, pangkat, jabatan tidak dapat menunda walau sesaat
kita diusung kepekuburan, perlahan dimasukan keliang lahat, dimiringkan ke kiblat, kenanglah saat tanah mulai mengubur diri kita, tinggal batu nisan yang ada diatasnya, tidak lama, orang-orang akan meninggalkan kubur, kita tinggal sendiri,
demi Allah saya bersumpah pasti malaikat kubur akan datang
wahai manusia malang apa yang kaulakuan selama mampir sebentar?
mana harta yang mati matian kaucari?
kedudukan yang mati-matian kau raih?
mana gelar? mana anak buahmu?
demi Allah tidak ada yang menemani kecuali amal-amal kita
mungkin shalat berusaha menjadi cahaya tapi luluh karna shalat kita jarang khusyu’ kening engan bersujud, kalaupun kening bersujud hati tidak sujud,
mungkin sedekah kita akan berusaha menjadi cahaya dikubur kita tapi kita sedekah hanya sisa uang saja, itupun yang tidak berharga bagi kita
belum lagi kebatilan dan kezaliman yang kita lakukan
tubuh penuh dengan makanan haram dan harta-harta rampasan
mata jelalatan penuh maksiat,
siksa kubur itu benar-benar ada saudaraku
adil, Allah maha adil, kita menghianati Allah dan kita dapatkan getahnya nanti.
Rabb, andai suatu saat malaikat maut menjemput kami, kami mohon kepdaamu cabutlah nyawa kami setelah bekal kami cukup,
cabutlah nyawa kami dengan penuh kasih sayang, husnul khatimah, ketika lisan ini menyebut namamu, ketika air mata menetes merindu kepadamu , ketika kami berjuang dijalanmu
ya Allah, jadikan kepulangan kami benar-benar kepulangan yang engkau ridhai,
ya Allah, hanya Engkau yang Maha Tahu segala galanya
kami berlindung hanya kepada-Mu jangan pernah kami berlingdung kepada selain-Mu putuskan hati kami dari selainmu yang Allah,
jangan pernah biarkan kami terhindar dengan berharap kepada mahluk-Mu,
jangan pernah hati kami gentar kepada siapapun apapun selain-Mu,
hanya Engkau segalanya bagi kami, apa artinya hidup kami jika tidak mengenalmu,
mau kemana lagi hidup ini, hanya Engkau segala-galanya ya Allah
ya Allah jangan biarkan dunia ini menyilaukan kami,
titipkan kami dunia yang bisa jadi bekal kami pulang kepada-Mu
Langganan:
Postingan (Atom)